Senin, 21 Januari 2013

kaskus

sabar

Membutuhkan bertahun – tahun tuk tumbuhkan cinta
Peluh dan tetsan darah takkan berarti
Aliran air mata yang menganak sungai
Hanya seperti butiran air
Saat hujan gerimis
Tapi hanya butuhkan satu hari saja
Tuk melemparmu ke dalam neraka
Tak lebih dari satu jalan salah
Maka kau kan tersesat
Maka sabar lah
Setapak demi setapak kau kan mendekat
Menuju puncak tertinggi
Dan saat kau sampai diatas gunung
Maka awan
Tak lebih dari sekedar gumpalan air
Yang berwarna kelam


Hilang


Apakah tak berarti
Sesuatu yang dekat tiba-tiba menghilang
Kehilangan pada awalnya adalah sakit
Di dalam dada
Di tepian hati
Tapi saat kau rela
Tuhan adalah penggantinya
Bukankah Ia berjanji?
Kala kau bersedekah untuknya
Maka tujuh tangkai yang berbuah seratus biji adalah ganjarannya?
Tapi kita bukan pedagang kawan
Hanya kumpulan domba yang tersesat
Di gurun yang tak tentu jalan
Maka sabarlah
Karena tanpa batu dan teriknya matahari
Kau hanya akan berputa
Mengitari gunung
Lihat ke atas
Puncak menunggumu,,maka dakilah
Satu jengkal maka Ia kan menjemputmu

Ini kisah gembira, tentang kembalinya sang Bayu nan teduh,
Sang kawan sejati,
Sang teman sehati,
kala menatap Cinta.

***”Karena itu, ajaklah perasaan menjunjung tinggi akal budi, meraih puncak-puncak getaran kebenaran sejati, keduanya mewujudkan sebuah simfony.”***[Kahlil Gibran]

salur dari

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3237917


bonus :

Dewa 19 - Kirana



Kucoba memahami tempatku berlabuh
Terdampar di keruhnya satu sisi dunia
Hadir di muka bumi tak tersaji indah
Kuingin rasakan cinta

Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usung sahaja kudamba Kirana
Ratapan mulai usang nur yang ku mohon
Kuingin rasakan cinta

Ayah bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kau tiupkan nafasku ke dunia
Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta

Peluhku mengering menanti jawabmu
tak akan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tercipta
Kuingin rasakan cinta

Semakin jauh kumelangkah
semakin perih jejak langkahku
Hariku pun semakin sombong
Meski hidup terus berjalan(2x)

Kirana jamah aku, jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai
yang dapat kucumbu
kuingin rasakan cinta

Manis seperti mereka
Tulus seperti apa adanya
Suci seperti dirimu
Ingin rasakan cintamu

Tidak ada komentar: