Sebuah catatan tak penting di subuh 14 maret 11 ditemani sebatang starmild trakhir smbil menanti jam imsyak.
Mungkin kamu memulai kebersamaan kita dalam ketakutan dan gamang sambil merelakan sepenggal masamu hilang dari peredaran.
Kita mengambil resiko itu.
Aku menerima tudingan sebagai pria tak setia yg mudah tergoda.
Menampung segala cemooh dan menyimpannya dlm hati rapat2.
Lama kita membangun mimpi, tapi ini bkan dunia mimpi jadi yg kita bsa lakukan adalah menghadapi kenyataan.
Aku
sadar sekali hdup ada pilihan dan aku memutuskan tuk memilih, mengejar
belahan jiwa yg sebenarny aku sndiri ragukan keberadaan nya.
Karna kamu juga memimilih resiko itu, aku pikir ini cukup adil. Kita pasti bisa mengatasiny atasiny berdua.
Nyatany, kita tak selalu berhasil.
Aku tak mau mundur, bgtu pun kamu.
Maka kta trus melangkah walau bnyak paku terinjak dan melukai kaki kita.
Orang2 yg tersakiti keputusan kita bertepuk tangan melihat luka2 yg kita peroleh.
'rasakan,' begtu kata mereka.
Kita trus melangkah, hingga akhirny kita dapat berdamai.
Pelan2
kta keluar dari gamang. Seperti tumbuhan cangkok yg hampir mati, cinta
kita bertunas lagi bersama rumput halaman yg makin subur hijau melapisi
tanah coklat dibawahnya. Masalah dan pertengkaran seperti air dan pupuk
yg membuatny jadi lbh sehat.
Kita lewati semua bdai yg tak bersahabat. Kita jalani semua dan disinilah kita sekarang.
Buat kak putie barus
Nb.dsalur,edit, sasta tempo minggu 13 judul Rumah karya indah ariani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
grazie